Katak Malam Ramai, Aku Diam

Sekarang aku mengerti mengapa
dari sekian banyak binatang di dunia
yang dengan tubuhnya mendigdaya
kataklah yang muncul bersamanya


Bersama katak kau tak akan kesepian
katak selalu menyanyi kala malam
sedang malam adalah pemburu sepi
maka katak adalah pemecah sunyi


Yang lebih dulu menua suka mengenang
sedang aku masih muda
aku sudah tenggelam dalam kenangan
kehabisan napas di atas kaki, menyusuri jalan


Sedang jalanan masih pekat
dan aku masih tersesat
angin meniupkan selembar kertas
dan disitulah aku berakhir


Habislah juga rasa heranku
pada hiruk pikuk kota yang membeku
hati mereka mengambang di udara
karena tak ada katak yang bersuara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s